Rabu, 13 April 2016

SIANTAR KOTA KU

HORAS!!!

Aku mau ngasih tau nih tentang hal unik asal daerahku yaitu Pematangsiantar. Sebelumnya aku ngenalin diri dulu ya nama aku Elly Debora Simanjuntak. Panggilan nya elot haha,
sabeb sih mau manggil apa juga:D aku sekarang kuliah di Telkom University jurusan Administrasi bisnis.
Eummm segitu aja kali ya perkenalan diri dari aku...
Balik lagi nih ke laptop, ehh uda dpn laptop deng wkwk
OKE! sekarang serius aku mau bahas keunikan dari daerah aku... 
Berikut ini cuplikannya~
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Kota Pematangsiantar itu adalah salah satu kota di Provinsi Sumatera Utara, dan kota terbesar kedua di provinsi tersebut setelah Medan. Karena letak Pematangsiantar yang strategis, ia dilintasi oleh Jalan Raya Lintas Sumatera.  Kota ini memiliki luas wilayah 79,97 km2 dan berpenduduk sebanyak 240.787 jiwa (2000).Kota Pematangsiantar yang hanya berjarak 128 km dari Medan dan 52 km dari Parapat sering menjadi kota perlintasan bagi wisatawan yang hendak ke Danau Toba. Sebagai kota penunjang pariwisata di daerah sekitarnya, kota ini memiliki 8 hotel berbintang, 10 hotel melati dan 268 restoran. Di kota ini masih banyak terdapat sepeda motor BSA model lama sebagai becak bermesin yang menimbulkan bunyi yang keras.

Terdapat banyak keunikan di kota ini, berikut keunikan-keunikannya:

1. Becak Siantar

Cerita tentang kota Pematang Siantar..Apa yang ada dipikiran Anda kalau saya menyebut spesifikasi sepeda motor 500 cc, 4 langkah, dan single silinder? Bagi yang tahu spesifikasi mesin motor pasti akan terbayang sebuah motor gede dengan tenaga bengis lebih dari 50 HP dan bisa melaju lebih dari 150 km/jam dengan mudah. Sayangnya mesin dengan spesifikasi seperti itu hanya digunakan sebagai becak bro di Pematang Siantar. Haha..Inilah ciri khas kota Pematang Siantar

Nggak kok... Spesifikasi motor tersebut bukan spesifikasi motor jaman sekarang mas bro. Melainkan motor yang sudah keluar sejak Perang Dunia II antara tahun 1941-1942. Motor itu adalah BSA M20 yang banyak terdapat di Pematang Siantar dan digunakan sebagai becak motor. Meskipun memiliki mesin dengan kapasitas setengah liter alias 500 cc, BSA hanya memiliki tenaga maksimal 13 HP pada 4.200 RPM atau setara bahkan lebih rendah daripada tenaga motor jaman sekarang dengan mesin 150 cc. Kecepatan maksimalnya juga cuma sekitar 90 km/jam. Kalah dong ya dibanding motor bebek jaman sekarang sekalipun

 BSA adalah The Birmingham Small Arms Company Limited, sebuah perusahaan dalam bidang manufaktur militer yang menyuplai persenjataan tentara Inggris. Selain menyuplai senjata untuk kepentingan militer rupanya BSA juga memproduksi sepeda motor. Sepeda motor BSA dibuat juga digunakan untuk kepentingan militer. Sepeda motor BSA M20 inilah yang banyak digunakan tentara-tentara sekutu setelah masa pendudukan Jepang di Pematang Siantar. Sepeda motor rongsokan sisa-sisa peninggalan tentara sekutu inilah yang akhirnya diubah oleh masyarakat Pematang Siantar menjadi becak-becak yang banyak beredar seperti sekarang.

 Karena unik dan antiknya sepeda motor BSA, saya tidak mau melewatkan begitu saja pengalaman naik sepeda motor jaman perang yang sudah diubah menjadi becak. Saya meminta tukang becak motor dengan motor BSA di depan penginapan saya untuk mengantarkan saya ke Patung Dewi Kwan Im yang terletak dalam komplek Vihara Avalokitesvara. Sebelum berangkat saya minta ijin untuk memotretnya terlebih dahulu. Sepeda motor besar, head lamp bulat, fuel tank besar, dan jok tunggal benar-benar seperti berada di jaman kolonial. Begitu kick starter dipancal langsung terdengar suara moge tahun ‘40an yang sangat khas. Suaranya cukup kasar dan agak berisik. Di mesin juga udah belepotan oli. Maklum sih mesin tua, mungkin olinya udah bocor disana-sini.

 Menikmati keliling Kota Pematang Siantar dengan becak memang sangat mengasyikkan. Hampir sebagian besar becak disini menggunakan motor BSA. Ya inilah uniknya Pematang Siantar yang tidak bisa ditemui di kota lain di Indonesia. Bahkan saat ini katanya Pematang Siantar adalah kota dengan populasi jumlah sepeda motor BSA terbesar di dunia.Jumlah becak motor BSA yang ada di Pematang Siantarmasih ada lebih dari 300. Jumlah yang cukup besar mengingat sepeda motor BSA diproduksi dalam jumlah yang tidak banyak.

Saat ini banyak kolektor yang memburu sepeda motor BSA dan dihargai dengan rupiah yang cukup menggiurkan. Si lae bercerita kalau sebelumnya dia punya dua sepeda motor BSA. Satu motor sudah dijual setahun yang lalu kepada orang Bali. Anda tahu berapa harganya? 20 juta!! Duit segini bisa buat beli sepeda motor sport 150 cc baru sekelas Vixion, Bison, ataupun New Megapro. Masih menurut lae, harga bisa lebih mahal bahkan bisa mencapai 50 juta kalau kondisinya masih bagus dan surat-suratnya lengkap. Satu motor BSA yang dipakai si lae sekarang untuk narik becak nggak ada surat-suratnya, jadi kalau dijual juga harganya nggak bisa mahal. Kalau bukan kolektor gila ya mana mau sih beli mesin tua harga segitu. Apalagi dari segi pemikiran anak muda, duit 50 juta bisa beli Ninja 250 atau CBR 250. Udah bisa gaya-gayaan ngecengin cewek-cewek cantik tuh. Ahaha.. Saya sih pengen pakai sepeda motor antik ini..
  
Keliling kota dengan becak motor BSA ini ongkosnya bisa dibilang nggak mahal, tergantung jarak juga. Sebaiknya sebelum naik tanyakan dulu saja harganya sesuai dengan tempat tujuan Anda. Bisa ditawar kok harganya, kalau udah cocok baru deh naik.Mau mencoba becak motor BSA? Datang ke kota Pematang Siantar dong!!





2. Roti Ganda


Pematang Siantar - Saat liburan ke Medan dan kebetulan ke kota tetangganya yaitu Pematang Siantar, jangan lupa membeli makanan khas yang satu ini. Roti ganda namanya. Isinya sederhana, tapi rasanya luar biasa!

Satu lagi kuliner legendaris di Kota Pematang Siantar, Sumut, yang tidak boleh dilewatkan. Yang dijual hanya roti, selai srikaya, krim putih, dan meses coklat. Roti jenis ini berbentuk loaf dan lumayan besar untuk mengisi perut yang keroncongan usai keliling Kota Siantar.

Nah, yang menjadi favorit pengunjung adalah selai srikaya maupun meses coklatnya. Cobalah untuk menyicip roti meses coklat di tempat, dan roti rasa srikaya untuk dibawa pulang. Rasanya maknyus dan pastinya akan membuat Anda ketagihan.

Padahal roti tawar berukuran besar tersebut hanya dipotong dua bagian. Di tengahnya, diolesi selai yang dipesan. Setelahnya, roti dipotong-potong menjadi beberapa bagian lalu dibungkus dengan kertas.

Di sana, tak hanya roti saja yang dijual, tapi ada juga selai srikaya, dan krim putih. Untuk yang seukuran gelas air mineral dihargai Rp 9 ribu. Sedangkan ukuran setengah kilo Rp 25 ribu, dan satu kilo Rp 40 ribu. Tinggal pilih mana yang ingin dibeli.

Menurut Anita, karyawan Toko Roti Ganda, para pengunjung biasanya membeli selai srikaya yang ukuran setengah kilo dalam kemasan praktis dan aman disimpan ke dalam kabin pesawat.

"Tapi ada juga yang beli sekilo. Ini aman di pesawat dan kuat sampai satu minggu, kalau ditaruh di kulkas bisa lebih lama dari itu," katanya kepada detikTravel.

Khusus untuk roti yang dibeli dan dibawa pulang, sayangnya hanya sanggup bertahan dua hari. "Roti kami setiap harinya fresh dari oven, makanya enggak kuat lama," kata karyawan yang sudah bekerja selama tiga tahun tersebut.

Roti Ganda ini sudah ada sejak 1979 dan berada di pinggir Jalan Soetomo. Dari jadwal buka toko, setiap harinya hingga malam hari, tak pernah sepi pengunjung. Termasuk, saat detikTravel mengunjunginya beberapa minggu lalu.

Kita harus sabar mengantre pesanan. Namun ketika Anda melihat ada karyawan yang kosong dan tidak sedang melayani, langsung saja menghampiri dan memesannya. Yang penting konsumen antre dan tidak usah teriak-teriak.

"Kalau pakai cara teriak dan enggak antre di depan kami, biasanya kami kurang tahu," ujar Anita.

Harga seporsi roti ganda ukuran besar dihargai Rp 16 ribu, dan untuk roti kecilnya Rp 2.500. Selamat menikmati!


3. Minuman cap Badak



Pernah dengar susu Badak atau akrab juga dituliskan dalam menu makanan dan minuman di restoran ”Soda Gembira” ? Kalau warga Siantar dan Sumatera Utara sudah akrab dengan susu Badak (susu kental dicampur dengan soda cap Badak). Tinggal pilih, mau pakai es batu atau tidak. Sebelum diminum, susu kental yang sudah ada di dalam gelas dicampur dengan soda lalu diaduk hingga susu dan soda menyatu. Kalau mau diminum dalam keadaan dingin tinggal tambah es batu. Wahh…rasanya sangat segar dan nikmat.
Minuman cap Badak sudah melegenda, karena eksistensinya di Kota Pematang Siantar sudah hampir seabad lamanya. Bagi warga Pematang Siantar, Susu Badak (susu kental yang dicampur dengan soda cap Badak) sudah tak asing lagi. Sebelum diminum, susu kental dalam gelas dicampur dengan soda, lalu diaduk hingga susu dan soda menyatu. Kalau mau diminum dalam keadaan dingin tinggal tambah es batu. Rasanya sangat segar dan nikmat! Susu Badak termasuk salah satu minuman paling disukai di Kota Pematang Siantar.

4. Museum Simalungun

Museum Simalungun adalah bangunan spesifik Simalungun menyimpan berbagai benda-benda dan barang-barang purbakala peninggalan kerajaan-kerajaan di Simalungun. Berbagai koleksi yang ada di Museum Simalungun yang terletak di Pusat Kota Pematangsiantar.


Museum Simalungun dibangun pada tanggal 10 April 1939 oleh Raja-Raja Simalungun. Tujuannya untuk menjaga benda-benda cagar budaya yang bernilai sejarah dan budaya agar tidak lenyap ditelan zaman. Museum Simalungun adalah bangunan spesifik Simalungun menyimpan berbagai benda-benda dan barang-barang purbakala peninggalan kerajaan-kerajaan di Simalungun. Berbagai koleksi yang ada di Museum Simalungun yang terletak di Pusat Kota Pematangsiantar.


Koleksi Museum Simalungun berjumlah 860 buah, yang terdiri dari koleksi peralatan hidup, koleksi gabah dan keramik, koleksi berbagai mata uang, koleksi arkeologi, koleksi kerajinan tangan. Ada juga koleksi naskah kuno yang menyimpan berbagai aspek ilmu pengetahuan seperti astrologi dan astronomi serta ramuan obat tradisional. Selain itu ada lagi koleksi seperti peralatan rumah tangga contohnya Parborason (tempat menyimpan beras), Pingga Pasu (piring nasi untuk raja), Tatabu (tempat menyimpan air), abal-abal (tempat menyimpan garam), dan peralatan pertanian seperti  wewean (alat memintal tali), hudali (cangkul), tajak (alat membajak tanah), agadi (alat menyadap nira), peralatan perinakan seperti bubu (penangkap ikan dari bamboo), taduhan (tempat menyimpan ikan), hirang-hirang (jaringan penampung ikan), hail (kail).

Tidak hanya itu saja di museum ini juga terdapat alat-alat kesenian seperti Ogung, Mong-mong, Heseh, Gondrang, Sarunei, Sordam, Arbab, Husapi dan alat-alat perhiasan seperti Suhul Gading (keris), raut (pisau kecil), Gotong (kopiah laki-laki), bajut (tas wanita), Bulang (tudung wanita), Suri-suri (selendang wanita), Gondit (ikat pinggang wanita), Doramani (perhiasan kepala pria).
Jika Anda sedang melakukan traveling di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, cobalah untuk singgah ke Museum Simalungun yang terletak di Jalan Sudirman, Pematang Siantar. Museum yang berada di pusat kota ini berbentuk rumah adat Simalungun, unik sekali.

Nah kalian uda liat kan apa-apa aja keunikan kota aku..
Main yuu ke siantar :))

see youu!

REFERENSI


http://pandapotanamc.blogspot.co.id/2013/09/keunikan-kota-asalku-kota-pematang.html 

https://id.wikibooks.org/wiki/Profil_Becak_di_Indonesia/Becak_Siantar

http://infomedan.net/roti-ganda-siantar-oleh-oleh-khas-kota-pematang-siantar.html

http://zoyarentalmedan.com/minuman-segar-khas-medan-cap-badak

http://www.pariwisatasumut.com/places68-Museum-Simalungun.html


16 komentar:

  1. Wah jadi pengen berkunjung ke siantar

    BalasHapus
  2. Mantap!! asik juga nih buat referensi liburan!!

    BalasHapus
  3. Mau dong li.bawain ke bandung hehe

    BalasHapus
  4. Artikel ini sangat menarik dan memberikan wawasan yang bermanfaat mengenai berbagai layanan dan potensi usaha di daerah Pematangsiantar. Saat ini memang banyak bidang yang mulai berkembang, mulai dari layanan digitalisasi UMKM, penyediaan papan bunga untuk berbagai acara, hingga pemasaran hasil pertanian lokal yang semakin mudah diakses secara online.

    Kebetulan saya juga menemukan beberapa referensi menarik yang berkaitan dengan topik tersebut, seperti layanan digitalisasi UMKM, produk hasil tani lokal, hingga jasa papan bunga di Pematangsiantar yang bisa dilihat di beberapa blog berikut:

    https://jasa-digitalisasi-umkm.blogspot.com/

    https://hasil-tani-siantar.blogspot.com/

    https://jasa-papanbunga-pematangsiantar.blogspot.com/

    https://jasa-skripsi-pematangsiantar.blogspot.com/

    Mungkin informasi dari beberapa sumber tersebut juga bisa menjadi tambahan referensi bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih banyak tentang layanan dan potensi usaha di daerah Pematangsiantar.

    BalasHapus