HORAS!!!
Aku mau ngasih tau nih tentang hal unik asal daerahku yaitu Pematangsiantar. Sebelumnya aku ngenalin diri dulu ya nama aku Elly Debora Simanjuntak. Panggilan nya elot haha,
sabeb sih mau manggil apa juga:D aku sekarang kuliah di Telkom University jurusan Administrasi bisnis.
Eummm segitu aja kali ya perkenalan diri dari aku...
Balik lagi nih ke laptop, ehh uda
dpn laptop deng wkwk
OKE! sekarang serius aku mau bahas
keunikan dari daerah aku...
Berikut ini cuplikannya~
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kota
Pematangsiantar itu adalah salah satu kota di Provinsi Sumatera
Utara, dan kota terbesar kedua di provinsi tersebut setelah Medan. Karena
letak Pematangsiantar yang strategis, ia dilintasi oleh Jalan Raya Lintas
Sumatera. Kota ini memiliki luas wilayah 79,97 km2 dan
berpenduduk sebanyak 240.787 jiwa (2000).Kota Pematangsiantar yang hanya
berjarak 128 km dari Medan dan 52 km dari Parapat sering menjadi kota
perlintasan bagi wisatawan yang hendak ke Danau Toba. Sebagai
kota penunjang pariwisata di daerah sekitarnya, kota ini memiliki 8 hotel berbintang,
10 hotel melati dan 268 restoran. Di kota ini masih banyak terdapat sepeda
motor BSA model lama sebagai becak bermesin yang menimbulkan bunyi
yang keras.
Terdapat banyak keunikan di kota ini, berikut keunikan-keunikannya:
1. Becak Siantar
Cerita tentang kota Pematang
Siantar..Apa yang ada dipikiran Anda kalau saya menyebut spesifikasi sepeda
motor 500 cc, 4 langkah, dan single silinder? Bagi yang tahu spesifikasi mesin
motor pasti akan terbayang sebuah motor gede dengan tenaga bengis lebih dari 50
HP dan bisa melaju lebih dari 150 km/jam dengan mudah. Sayangnya mesin dengan
spesifikasi seperti itu hanya digunakan sebagai becak bro di Pematang
Siantar. Haha..Inilah ciri khas kota Pematang Siantar
Nggak kok...
Spesifikasi motor tersebut bukan spesifikasi motor jaman sekarang mas bro.
Melainkan motor yang sudah keluar sejak Perang Dunia II antara tahun 1941-1942.
Motor itu adalah BSA M20 yang banyak terdapat di Pematang Siantar dan
digunakan sebagai becak motor. Meskipun memiliki mesin dengan kapasitas
setengah liter alias 500 cc, BSA hanya memiliki tenaga maksimal 13 HP pada
4.200 RPM atau setara bahkan lebih rendah daripada tenaga motor jaman sekarang
dengan mesin 150 cc. Kecepatan maksimalnya juga cuma sekitar 90 km/jam. Kalah
dong ya dibanding motor bebek jaman sekarang sekalipun
BSA adalah The Birmingham Small Arms Company Limited,
sebuah perusahaan dalam bidang manufaktur militer yang menyuplai persenjataan
tentara Inggris. Selain menyuplai senjata untuk kepentingan militer rupanya BSA
juga memproduksi sepeda motor. Sepeda motor BSA dibuat juga digunakan untuk
kepentingan militer. Sepeda motor BSA M20 inilah yang banyak digunakan
tentara-tentara sekutu setelah masa pendudukan Jepang di Pematang Siantar.
Sepeda motor rongsokan sisa-sisa peninggalan tentara sekutu inilah yang akhirnya
diubah oleh masyarakat Pematang Siantar menjadi becak-becak
yang banyak beredar seperti sekarang.
Karena unik
dan antiknya sepeda motor BSA, saya tidak mau melewatkan begitu saja pengalaman
naik sepeda motor jaman perang yang sudah diubah menjadi becak. Saya meminta
tukang becak motor dengan motor BSA di depan penginapan saya untuk mengantarkan
saya ke Patung Dewi Kwan Im yang terletak dalam komplek Vihara Avalokitesvara.
Sebelum berangkat saya minta ijin untuk memotretnya terlebih dahulu. Sepeda motor
besar, head lamp bulat, fuel tank besar, dan jok tunggal benar-benar seperti
berada di jaman kolonial. Begitu kick starter dipancal langsung terdengar suara
moge tahun ‘40an yang sangat khas. Suaranya cukup kasar dan agak berisik. Di
mesin juga udah belepotan oli. Maklum sih mesin tua, mungkin olinya udah bocor
disana-sini.
Menikmati
keliling Kota Pematang Siantar dengan becak memang sangat mengasyikkan. Hampir
sebagian besar becak disini menggunakan motor BSA. Ya inilah uniknya Pematang
Siantar yang tidak bisa ditemui di kota lain di Indonesia. Bahkan saat ini
katanya Pematang Siantar adalah kota dengan populasi jumlah sepeda motor BSA
terbesar di dunia.Jumlah becak motor BSA yang ada di Pematang Siantarmasih
ada lebih dari 300. Jumlah yang cukup besar mengingat sepeda motor BSA
diproduksi dalam jumlah yang tidak banyak.
Saat ini banyak
kolektor yang memburu sepeda motor BSA dan dihargai dengan rupiah yang cukup
menggiurkan. Si lae bercerita kalau sebelumnya dia punya dua sepeda motor BSA.
Satu motor sudah dijual setahun yang lalu kepada orang Bali. Anda tahu berapa
harganya? 20 juta!! Duit segini bisa buat beli sepeda motor sport 150 cc baru
sekelas Vixion, Bison, ataupun New Megapro. Masih menurut lae, harga bisa lebih
mahal bahkan bisa mencapai 50 juta kalau kondisinya masih bagus dan
surat-suratnya lengkap. Satu motor BSA yang dipakai si lae sekarang untuk narik
becak nggak ada surat-suratnya, jadi kalau dijual juga harganya nggak bisa
mahal. Kalau bukan kolektor gila ya mana mau sih beli mesin tua harga segitu.
Apalagi dari segi pemikiran anak muda, duit 50 juta bisa beli Ninja 250 atau
CBR 250. Udah bisa gaya-gayaan ngecengin cewek-cewek cantik tuh. Ahaha.. Saya
sih pengen pakai sepeda motor antik ini..
Keliling kota
dengan becak motor BSA ini ongkosnya bisa dibilang nggak mahal, tergantung
jarak juga. Sebaiknya sebelum naik tanyakan dulu saja harganya sesuai dengan
tempat tujuan Anda. Bisa ditawar kok harganya, kalau udah cocok baru deh
naik.Mau mencoba becak motor BSA? Datang ke kota Pematang Siantar dong!!
2. Roti Ganda
Pematang
Siantar -
Saat liburan ke Medan dan kebetulan ke kota tetangganya yaitu Pematang Siantar,
jangan lupa membeli makanan khas yang satu ini. Roti ganda namanya. Isinya
sederhana, tapi rasanya luar biasa!
Satu lagi kuliner legendaris di Kota Pematang Siantar, Sumut, yang tidak boleh dilewatkan. Yang dijual hanya roti, selai srikaya, krim putih, dan meses coklat. Roti jenis ini berbentuk loaf dan lumayan besar untuk mengisi perut yang keroncongan usai keliling Kota Siantar.
Nah, yang menjadi favorit pengunjung adalah selai srikaya maupun meses coklatnya. Cobalah untuk menyicip roti meses coklat di tempat, dan roti rasa srikaya untuk dibawa pulang. Rasanya maknyus dan pastinya akan membuat Anda ketagihan.
Padahal roti tawar berukuran besar tersebut hanya dipotong dua bagian. Di tengahnya, diolesi selai yang dipesan. Setelahnya, roti dipotong-potong menjadi beberapa bagian lalu dibungkus dengan kertas.
Di sana, tak hanya roti saja yang dijual, tapi ada juga selai srikaya, dan krim putih. Untuk yang seukuran gelas air mineral dihargai Rp 9 ribu. Sedangkan ukuran setengah kilo Rp 25 ribu, dan satu kilo Rp 40 ribu. Tinggal pilih mana yang ingin dibeli.
Menurut Anita, karyawan Toko Roti Ganda, para pengunjung biasanya membeli selai srikaya yang ukuran setengah kilo dalam kemasan praktis dan aman disimpan ke dalam kabin pesawat.
"Tapi ada juga yang beli sekilo. Ini aman di pesawat dan kuat sampai satu minggu, kalau ditaruh di kulkas bisa lebih lama dari itu," katanya kepada detikTravel.
Khusus untuk roti yang dibeli dan dibawa pulang, sayangnya hanya sanggup bertahan dua hari. "Roti kami setiap harinya fresh dari oven, makanya enggak kuat lama," kata karyawan yang sudah bekerja selama tiga tahun tersebut.
Roti Ganda ini sudah ada sejak 1979 dan berada di pinggir Jalan Soetomo. Dari jadwal buka toko, setiap harinya hingga malam hari, tak pernah sepi pengunjung. Termasuk, saat detikTravel mengunjunginya beberapa minggu lalu.
Kita harus sabar mengantre pesanan. Namun ketika Anda melihat ada karyawan yang kosong dan tidak sedang melayani, langsung saja menghampiri dan memesannya. Yang penting konsumen antre dan tidak usah teriak-teriak.
"Kalau pakai cara teriak dan enggak antre di depan kami, biasanya kami kurang tahu," ujar Anita.
Harga seporsi roti ganda ukuran besar dihargai Rp 16 ribu, dan untuk roti kecilnya Rp 2.500. Selamat menikmati!
3. Minuman cap Badak
Pernah
dengar susu Badak atau akrab juga dituliskan dalam menu makanan dan minuman di
restoran ”Soda Gembira” ? Kalau warga Siantar dan Sumatera Utara sudah akrab
dengan susu Badak (susu kental dicampur dengan soda cap Badak). Tinggal pilih,
mau pakai es batu atau tidak. Sebelum diminum, susu kental yang sudah ada di
dalam gelas dicampur dengan soda lalu diaduk hingga susu dan soda menyatu.
Kalau mau diminum dalam keadaan dingin tinggal tambah es batu. Wahh…rasanya
sangat segar dan nikmat.
Minuman cap Badak sudah melegenda, karena
eksistensinya di Kota Pematang Siantar sudah hampir seabad lamanya. Bagi warga Pematang Siantar, Susu Badak (susu kental yang dicampur
dengan soda cap Badak) sudah tak asing lagi. Sebelum diminum, susu kental dalam
gelas dicampur dengan soda, lalu diaduk hingga susu dan soda
menyatu. Kalau mau diminum dalam keadaan dingin tinggal tambah es batu.
Rasanya sangat segar dan nikmat! Susu Badak termasuk salah satu minuman paling
disukai di Kota Pematang Siantar.
4. Museum Simalungun
Museum Simalungun adalah
bangunan spesifik Simalungun menyimpan berbagai benda-benda dan barang-barang
purbakala peninggalan kerajaan-kerajaan di Simalungun. Berbagai koleksi yang
ada di Museum Simalungun yang terletak di Pusat Kota Pematangsiantar.
Museum Simalungun
dibangun pada tanggal 10 April 1939 oleh Raja-Raja Simalungun. Tujuannya untuk
menjaga benda-benda cagar budaya yang bernilai sejarah dan budaya agar tidak
lenyap ditelan zaman. Museum Simalungun adalah bangunan spesifik Simalungun
menyimpan berbagai benda-benda dan barang-barang purbakala peninggalan
kerajaan-kerajaan di Simalungun. Berbagai koleksi yang ada di Museum Simalungun
yang terletak di Pusat Kota Pematangsiantar.
Koleksi
Museum Simalungun berjumlah 860 buah, yang terdiri dari koleksi peralatan
hidup, koleksi gabah dan keramik, koleksi berbagai mata uang, koleksi
arkeologi, koleksi kerajinan tangan. Ada juga koleksi naskah kuno yang
menyimpan berbagai aspek ilmu pengetahuan seperti astrologi dan astronomi serta
ramuan obat tradisional. Selain itu ada lagi koleksi seperti peralatan rumah
tangga contohnya Parborason (tempat menyimpan beras), Pingga Pasu (piring nasi
untuk raja), Tatabu (tempat menyimpan air), abal-abal (tempat menyimpan garam),
dan peralatan pertanian seperti wewean (alat memintal tali), hudali
(cangkul), tajak (alat membajak tanah), agadi (alat menyadap nira), peralatan
perinakan seperti bubu (penangkap ikan dari bamboo), taduhan (tempat menyimpan
ikan), hirang-hirang (jaringan penampung ikan), hail (kail).
Tidak hanya itu saja di
museum ini juga terdapat alat-alat kesenian seperti Ogung, Mong-mong, Heseh,
Gondrang, Sarunei, Sordam, Arbab, Husapi dan alat-alat perhiasan seperti Suhul
Gading (keris), raut (pisau kecil), Gotong (kopiah laki-laki), bajut (tas
wanita), Bulang (tudung wanita), Suri-suri (selendang wanita), Gondit (ikat
pinggang wanita), Doramani (perhiasan kepala pria).
Jika Anda sedang
melakukan traveling di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, cobalah untuk
singgah ke Museum Simalungun yang terletak di Jalan Sudirman, Pematang Siantar.
Museum yang berada di pusat kota ini berbentuk rumah adat Simalungun, unik
sekali.
Nah kalian uda liat kan
apa-apa aja keunikan kota aku..
Main yuu ke siantar :))
see youu!
REFERENSI
http://pandapotanamc.blogspot.co.id/2013/09/keunikan-kota-asalku-kota-pematang.html
https://id.wikibooks.org/wiki/Profil_Becak_di_Indonesia/Becak_Siantar
http://infomedan.net/roti-ganda-siantar-oleh-oleh-khas-kota-pematang-siantar.html
http://zoyarentalmedan.com/minuman-segar-khas-medan-cap-badak
http://www.pariwisatasumut.com/places68-Museum-Simalungun.html








wew sekali yaa
BalasHapusHORAS
BalasHapusIngin nyoba roti ganda
BalasHapusNanti main ya kakaaa
BalasHapusUuumm kayanya enaak
BalasHapusWah jadi pengen berkunjung ke siantar
BalasHapushoras siantar!
BalasHapusMakasih infonya kakak
BalasHapusMantapppp kak
BalasHapusMantap!! asik juga nih buat referensi liburan!!
BalasHapusMau dong li.bawain ke bandung hehe
BalasHapusBoleh nih cobain rotinyaa
BalasHapusmantaap ajak main laah
BalasHapusajakin main lah kesitu
BalasHapuspengenn lahhh
BalasHapusArtikel ini sangat menarik dan memberikan wawasan yang bermanfaat mengenai berbagai layanan dan potensi usaha di daerah Pematangsiantar. Saat ini memang banyak bidang yang mulai berkembang, mulai dari layanan digitalisasi UMKM, penyediaan papan bunga untuk berbagai acara, hingga pemasaran hasil pertanian lokal yang semakin mudah diakses secara online.
BalasHapusKebetulan saya juga menemukan beberapa referensi menarik yang berkaitan dengan topik tersebut, seperti layanan digitalisasi UMKM, produk hasil tani lokal, hingga jasa papan bunga di Pematangsiantar yang bisa dilihat di beberapa blog berikut:
https://jasa-digitalisasi-umkm.blogspot.com/
https://hasil-tani-siantar.blogspot.com/
https://jasa-papanbunga-pematangsiantar.blogspot.com/
https://jasa-skripsi-pematangsiantar.blogspot.com/
Mungkin informasi dari beberapa sumber tersebut juga bisa menjadi tambahan referensi bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih banyak tentang layanan dan potensi usaha di daerah Pematangsiantar.